Tegal Kota Blog's

Tulisan Salah Satu Warga Tegal

Inilah Perbedaan Fotografer Pemula Dan Profesinal

Di jaman perubahan technologi seperti sekarang, siapa yg tak dapat berubah menjadi seseorang potografer. Ditambah lagi dapat dukungan perubahan camera baik DSLR, drone serta mirroless dan camera smartphone yg udah berkembang sangat cepat.

Dengan semua keringanan penerapan serta filter camera, saat ini banyak orang udah mungkin saja potografer. Karena itu gak bertanya-tanya generasi milenial banyak ditemui menenteng camera.

Namun, potografer pemula serta profesional miliki ketaksamaan bakal sisi pandang. Untuk potografer pemula, kadangkala tak dapat menemukannya pojok yg unik dari suatu object. Bagus sich akhirnya, ditambah lagi bila udah gunakan spesifikasi beraneka ragam. Tetapi angle poto dari potografer pemula kebanyakan merasa kurang dibandingkan potografer profesional. Satu soal yg membedakannya merupakan sisi pandang.

Phillip Haumesser, potografer profesional, ceritakan terkait proses pemungutan fotonya yg brilian. Yuk baca ceritanya seperti ditulis dari Boredpanda.

Kerap dia memperoleh pertanyaan perihal penentuan area pemotretan, Philip Haumesser, mengatakan apabila keindahan berada pada lebih kurang kita. Gak butuh jauh-jauh, di sungai dekat rumah lantas dapat.

“Buka mata kamu, di sekitarmu terdapat banyak keindahan. Kamu gak butuh ke mana-mana. Keindahan gak ada jauh darimu, ” kata Philip.

Beberapa tempat seperti taman, kebun belakang rumah, sungai gak jauh dari rumah atau dibawah pohon, dapat berikan mutu poto yg bagus asal punyai gagasan serta rencana yang pasti. Nah, kadangkala potografer pemula lemah di rencana kreatifnya.

Kerapkali penentuan area jadi satu diantaranya ketakutan yg di alami oleh potografer pemula. Dulunya, Phillip pun memikir dia mesti mencari area terpilih, buat ambil gambar serta punyai kendali penuh bakal tempat itu.

Namun lantas dia melawan dirinya buat menentukan area yg kelihatan wajar saja. Masalah ini bakal memaksa dia memikir kreatif dalam ambil pojok pemungutan gambar terpilih.

Mulai waktu tersebut, Phillip memikir kalau semua area mungkin saja tempat yg menarik buat pemotretan apabila tahu rencana serta angle yg bakal diambil.

“Semua area mungkin saja tempat memoto yg baik, kamu cuman butuh belajar menyaksikannya dengan baik, ” kata Phillip Haumesser.

Memang semua kembali saat jam terbang pun sich dan perabotan yg menguasai. Tetapi basic dari semuanya itu, kamu butuh belajar nikmati serta menyaksikan segi lain dari suatu tempat. Mudah-mudahan kabar ini berfaedah!


Website : filter lensa canon

  • Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.

    Isi tulisan akan diterbitkan dan hanya pemilik blog yang dapat menghapusnya.

    削除
    Inilah Perbedaan Fotografer Pemula Dan Profesinal
      Komentar(0)